按下ENTER到主內容區
:::

Mendagri: Indonesia Peringkat Kelima Penghasil Sampah Terbanyak di Dunia

Sampah plastik mengancam ekosistem laut dan pariwisata(Foto TheDigitalArtist)
Sampah plastik mengancam ekosistem laut dan pariwisata(Foto TheDigitalArtist)

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan bahwa Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara penghasil sampah terbanyak di dunia berdasarkan data 2024. Posisi pertama hingga keempat masing-masing ditempati China, Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Indonesia juga tercatat sebagai negara dengan sampah plastik laut tertinggi ketiga di dunia, setelah India dan China. Tito menyoroti bahwa meskipun Amerika Serikat merupakan penghasil sampah total terbesar kedua, negara tersebut berada di peringkat ke-24 dalam kategori sampah plastik laut.

Ia juga mengungkapkan adanya penumpukan sampah di sejumlah taman nasional seperti Komodo, Bunaken, dan Raja Ampat. Sampah plastik yang terbawa arus laut dapat membahayakan satwa laut dan merusak terumbu karang, sehingga berdampak pada sektor pariwisata.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah nasional pada 2025 mencapai 24,8 juta ton. Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat sekitar 20 juta ton sampah masuk ke perairan Indonesia setiap tahun.

Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah 100 persen pada 2029 dengan membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di 34 kota/kabupaten. Empat wilayah yang dijadwalkan memulai pembangunan pada Maret 2026 antara lain Denpasar Raya, Yogyakarta Raya, Bogor Raya, dan Bekasi Raya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) serta memilah sampah dari rumah sebagai langkah awal pengelolaan yang berkelanjutan.

Berita Populer

回到頁首
Loading