Situasi di Keraton Kasunanan Surakarta kembali memanas kurang dari empat puluh hari setelah wafatnya Pakubuwono XIII Dua pihak dari keluarga kerajaan menyatakan diri sebagai penerus dan menggunakan gelar Pakubuwono XIV
Konflik bermula pada lima November ketika Purbaya putra bungsu Pakubuwono XII menyatakan diri sebagai penguasa baru Kemudian pada tiga belas November Hangabehi putra sulung Pakubuwono XIII dinobatkan menjadi Pakubuwono XIV dalam upacara yang didukung Lembaga Dewan Adat di Sasana Handrawina
Peristiwa ini mengingatkan masyarakat akan situasi serupa pada dua ribu empat ketika setelah wafatnya Pakubuwono XII dua putranya sama sama mengklaim takhta dan perselisihan baru berakhir setelah tercapai kesepakatan internal yang menetapkan Hangabehi sebagai Pakubuwono XIII
Saat ini kedua kubu masing masing menyatakan memiliki legitimasi berdasarkan garis keturunan serta dukungan dari anggota keluarga dan lembaga adat Publik menantikan langkah pemerintah dan tokoh masyarakat dalam membantu meredakan ketegangan agar konflik tidak semakin meluas di lingkungan Keraton Surakarta