按下ENTER到主內容區
:::

Botol Air yang Ditinggalkan di Dalam Mobil saat Cuaca Panas Dapat Memicu Kebakaran dalam 10 Menit

Simulasi petugas pemadam kebakaran menunjukkan bahwa botol air plastik bening dapat memusatkan sinar matahari pada sudut tertentu sehingga meningkatkan risiko kebakaran di dalam kendaraan. (Foto / Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Changhua)
Simulasi petugas pemadam kebakaran menunjukkan bahwa botol air plastik bening dapat memusatkan sinar matahari pada sudut tertentu sehingga meningkatkan risiko kebakaran di dalam kendaraan. (Foto / Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Changhua)

Suhu tinggi saat musim panas dapat membuat bagian dalam mobil menjadi sangat panas. Pengujian menunjukkan bahwa botol air plastik bening dapat memusatkan sinar matahari dan menghasilkan panas yang cukup untuk memicu kebakaran dalam waktu sekitar 10 menit. Pengemudi disarankan tidak meninggalkan benda yang mudah memusatkan cahaya atau sensitif terhadap panas di dalam kendaraan.

Sebuah kebakaran mobil di Kecamatan Huatan, Kabupaten Changhua diketahui dipicu oleh botol air plastik bening yang ditinggalkan di dalam mobil. Dalam tiga tahun terakhir, Changhua mencatat lima kebakaran kendaraan akibat efek pemusatan cahaya maupun benda yang memanas, seperti korek api dan baterai litium.

Hasil uji menunjukkan bahwa setelah terparkir di bawah terik matahari selama sekitar 20 menit, suhu jok mencapai 60°C dan dasbor 88°C. Pada sudut tertentu, botol air bening dapat meningkatkan suhu setempat hingga lebih dari 115°C, sehingga berpotensi memicu kebakaran.

Selain botol air plastik bening, botol kaca, kaca pembesar, cermin, hiasan kristal dan bola kaca juga dapat menimbulkan efek serupa. Telepon seluler, power bank, korek api dan pengharum ruangan juga berisiko meledak atau terbakar akibat panas.

Saat parkir di musim panas, pilih tempat yang teduh atau parkir bawah tanah, gunakan pelindung matahari, dan biasakan memeriksa barang di dalam mobil sebelum meninggalkannya agar risiko kebakaran dapat dikurangi.

Berita Populer

回到頁首
Loading