按下ENTER到主內容區
:::

Kampanye Anti Rokok dan Pinang Lewat AI, Kompetisi Kreatif di Chiayi Berhadiah hingga NT$5.000

Dinas Kesehatan Kabupaten Chiayi mengadakan kompetisi kreasi AI anti rokok dan anti pinang untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pelajar.(Foto/Pemerintah Kabupaten Chiayi)
Dinas Kesehatan Kabupaten Chiayi mengadakan kompetisi kreasi AI anti rokok dan anti pinang untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pelajar.(Foto/Pemerintah Kabupaten Chiayi)

Untuk mendorong generasi muda menyebarkan pesan hidup sehat melalui kreativitas, Dinas Kesehatan Kabupaten Chiayi menggelar “Kompetisi Kreasi AI Anti Rokok dan Anti Pinang 2026 untuk Siswa SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi”. Pendaftaran dibuka hingga 3 Juli. Kompetisi ini memadukan teknologi AI generatif yang sedang populer dengan karya visual, video pendek, dan musik untuk menyampaikan pesan anti rokok dan anti pinang. Pemenang utama berkesempatan memperoleh voucher senilai NT$5.000, sementara hasil penilaian dijadwalkan akan diumumkan pada Agustus mendatang.

Menurut Dinas Kesehatan, rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan semakin menarik perhatian remaja karena desainnya yang modern dan banyak diperbincangkan di media sosial. Sementara itu, konsumsi pinang berkaitan erat dengan kanker mulut dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Melalui kompetisi ini, pelajar diharapkan dapat memahami risiko kesehatan tersebut sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Kompetisi terdiri dari tiga kategori, yaitu karya gambar AI, video pendek AI, dan lagu tema AI. Kategori gambar menerima karya berupa meme maupun poster. Selain hadiah partisipasi untuk 100 peserta, tiga karya terbaik akan memperoleh hadiah utama hingga NT$3.000. Untuk kategori video pendek dan lagu tema, masing-masing akan dipilih satu pemenang utama yang memperoleh voucher NT$5.000 serta sejumlah hadiah partisipasi lainnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Chiayi berharap penggunaan AI dapat mendorong siswa beralih dari penerima informasi menjadi pencipta konten kesehatan. Karya-karya terbaik nantinya tidak hanya mendapat penghargaan, tetapi juga akan digunakan sebagai materi edukasi kesehatan melalui media sosial dan berbagai kegiatan kampus maupun sekolah.

Berita Populer

回到頁首
Loading