按下ENTER到主內容區
:::

Imigran Baru Xihu Menanam Bunga Kucai, Anak-Anak Raih Prestasi Akademik

Ilustrasi - topic (Foto Pexels)
Ilustrasi - topic (Foto Pexels)

Di Kota Xihu, Kabupaten Changhua, terdapat lahan seluas empat setengah bagian yang ditanami bunga kucai oleh Ibu Nguyen Kim Hong, seorang imigran baru dari Vietnam, dan suaminya He Yan Guo. Mereka mengandalkan pemanenan bunga kucai secara manual untuk menopang keluarga. Mereka bekerja keras di pagi hari dengan mengenakan sepatu bot dan membungkuk di ladang, memberikan kontribusi setiap hari untuk kehidupan keluarga. Selama dua puluh tahun, mereka memandang setiap bunga kucai sebagai simbol harapan, mendukung keluarga dan berinvestasi dalam pendidikan anak-anak, sehingga menghasilkan dua anak yang berhasil masuk Universitas Nasional Taiwan, menunjukkan ketekunan dan dedikasi keluarga imigran baru di Taiwan.

Ibu Nguyen mengenang awalnya bekerja di beberapa pekerjaan untuk menghidupi tiga anak dengan penghasilan tidak tetap. Kemudian, seorang kerabat yang bekerja di pertanian menyarankan menanam bunga kucai, memberikan pendapatan lebih stabil dan waktu kerja yang fleksibel, memungkinkan dia menyeimbangkan pengasuhan dan pendidikan. Bahkan pada cuaca dingin, dia tetap bekerja, memanen di pagi hari, mengantar anak ke sekolah, dan mengirim bunga kucai segar ke pasar grosir. Terlepas dari cuaca, mereka mempertahankan rutinitas ini selama dua puluh tahun.

Lahan bunga kucai tidak hanya menopang keluarga tetapi juga menyaksikan pertumbuhan dan keberhasilan anak-anak. Anak tertua telah lulus dari Universitas Nasional Taiwan dan bekerja di bagian utara. Anak perempuan sedang menempuh pendidikan doktoral di universitas yang sama, dan anak bungsu sedang menempuh pendidikan universitas. Ibu Nguyen menyatakan bahwa ia menanggung semua kesulitan demi masa depan anak-anak dan berharap masyarakat mengenali keluarga imigran baru secara positif, serta menghancurkan prasangka terhadap generasi kedua. Ia juga berharap anak-anaknya dapat berkontribusi pada masyarakat dan negara di masa depan.

Chen Junxuan, Direktur Stasiun Layanan Changhua dari Badan Imigrasi Nasional, menyatakan bahwa ketekunan Ibu Nguyen dalam mendukung keluarga dan prestasi anak-anaknya memberikan energi positif bagi masyarakat Taiwan. Badan Imigrasi terus menyediakan konsultasi hukum, dukungan adaptasi kehidupan, dan layanan lain untuk membantu keluarga imigran baru tinggal dengan aman di Taiwan. Program Mimpi ke-12 untuk Imigran Baru dan Anak-anak saat ini menerima pendaftaran, peserta terpilih dapat memperoleh hingga 100000 NTD. Rincian dapat dilihat di situs web Badan Imigrasi Nasional.

Berita Populer

回到頁首
Loading