按下ENTER到主內容區
:::

Kementerian Pendidikan Dukung 18 Universitas dalam Edukasi Hukum Masyarakat, Sosialisasikan Anti-Penipuan dan Anti-Perundungan

Mahasiswa fakultas hukum memasuki sekolah untuk mempromosikan pendidikan hukum secara interaktif(Foto/Kementerian Pendidikan Taiwan)
Mahasiswa fakultas hukum memasuki sekolah untuk mempromosikan pendidikan hukum secara interaktif(Foto/Kementerian Pendidikan Taiwan)

Untuk membuat pemahaman hukum lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, Kementerian Pendidikan Taiwan mendorong dosen dan mahasiswa fakultas hukum masuk ke sekolah dan komunitas melalui program “Pendidikan Hukum untuk Sekolah dan Komunitas”. Pada tahun 2026, sebanyak 18 universitas mendapat dukungan untuk menjalankan program ini. Melalui kegiatan layanan masyarakat, mahasiswa dapat menggunakan pengetahuan hukum untuk memberikan edukasi sekaligus membantu pelajar dan masyarakat memahami hubungan antara hukum dan kehidupan sehari-hari.

Program ini mencakup berbagai topik penting seperti konsep dasar demokrasi dan hukum, pencegahan penipuan, serta pencegahan perundungan (bullying) di sekolah. Isu hukum terkait kecerdasan buatan dan teknologi internet juga dimasukkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan era digital. Beberapa kegiatan juga diperluas ke komunitas lansia melalui edukasi dan konsultasi hukum.

Setiap universitas mengembangkan metode pembelajaran sesuai kebutuhan daerah. Tunghai University menggunakan simulasi kasus dan board game untuk menjelaskan tanggung jawab hukum dalam penggunaan internet, sementara Shih Hsin University menghadirkan simulasi persidangan serta memberikan konsultasi hukum kepada masyarakat.

Kementerian Pendidikan menyatakan akan terus mendukung keterlibatan fakultas hukum universitas dalam layanan sosial agar pendidikan hukum menjangkau lebih banyak daerah dan memperkuat kesadaran hukum masyarakat.

Berita Populer

回到頁首
Loading