:::

Pemerintah Merekomendasikan Tempat Wisata Bagi Imigran Baru Saat Tahun Baru Imlek

Pemerintah Merekomendasikan Tempat Wisata Bagi Penduduk Baru Saat Tahun Baru Imlek. Gambar/ foto diambil dari : pixabay
Pemerintah Merekomendasikan Tempat Wisata Bagi Penduduk Baru Saat Tahun Baru Imlek. Gambar/ foto diambil dari : pixabay
Berita Global untuk Penduduk Baru】Disunting oleh: Ievins (黃翠琳)

[Berita Global untuk Penduduk Baru] Tahun Baru Imlek adalah festival terpenting di Taiwan. Selama Tahun Baru Imlek, orang Taiwan selalu keluar dan mengunjungi kerabat dan teman selama Tahun Baru Imlek untuk membawa suasana yang baik di tahun baru. Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja merekomendasikan agar pengusaha memperkenalkan budaya tradisional Festival Musim Semi kepada teman-teman asing yang datang atau mengatur jadwal dan tujuan liburan untuk merasakan suasana pesta dan mengingatkan mereka untuk memperhatikan keselamatan mereka sendiri; namun jika ada kendala atau pertanyaan, Departemen Tenaga Kerja memiliki layanan operator gratis 24 jam, hotline 1955 untuk membantu penduduk baru atau pekerja migran.

Menurut perwakilan dari Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja, pekerja migran dapat mendapatkan banyak informasi tentang liburan dan perayaan budaya (seperti Tahun Baru Imlek atau Festival Lampion) di Taiwan melalui situs multilingual Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja Situs Informasi Perlindungan Hak dan Kepentingan TKA atau melalui Buku Panduan Bagi Pekerja Migran di Taiwan (移工在臺工作須知手冊). Selain itu, baik situs maupun buku panduan tersebut juga mengandung informasi tentang tempat-tempat wisata yang terkenal di Taiwan, seperti Taipei 101 yang merupakan gedung tertinggi di Taiwan, Sun Moon Lake di Nantou yang merupakan objek wisata alam terindah, Tainan yang merupakan kota tertua dan dengan tempat makan enak terbanyak, serta tempat pemandian air panas kelas dunia di Taitung.  Informasi-informasi terkait tempat-tempat wisata juga dapat ditemukan di situs Biro Pariwisata dan tersedia dalam bahasa Inggris, Vietnam, Thailand, dan Indonesia.

Selain mengimbau pihak pengusaha untuk memperkaya wawasan para pekerja migrain terkait budaya dan memberikan mereka kesempatan untuk beristirahat selama masa liburan, Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja juga mengingatkan pihak pengusaha agar memberikan informasi terkait tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Pekerja migran juga diingatkan untuk menjaga kesehatan selama masa liburan dan agar tidak mengemudi kendaraan apapun (motor, motor listrik, sepeda, dll) setelah mengkonsumsi alkohol. Bila menemui kesulitan apapun, masyarakat dipersilakan untuk menghubungi layanan operator Kementerian Ketenagakerjaan di hotline 1955 untuk mendapatkan bantuan tanpa dipungut biaya apapun.

Respon Pertama

Berita Populer

回到頁首icon
Loading