Produksi beras Indonesia 2025 tembus 34,69 juta ton, naik 13,29 persen
Badan Pusat Statistik mencatat produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka ini meningkat 4,07 juta ton atau 13,29 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang sebesar 30,62 juta ton.Peningkatan produksi tersebut sejalan dengan bertambahnya luas panen padi secara nasional. Sepanjang 2025, luas panen tercatat mencapai 11,32 juta hektare, naik 1,27 juta hektare atau 12,69 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 10,05 juta hektare.Dalam periode Januari hingga Desember 2025, produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 60,21 juta ton, meningkat 7,06 juta ton atau 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.BPS juga mencatat adanya pergeseran puncak panen. Jika pada 2024 puncak panen terjadi pada April, maka pada 2025 panen tertinggi berlangsung pada Maret dan April. Luas panen pada Maret 2025 tercatat 1,67 juta hektare dan April 1,65 juta hektare.Secara bulanan, lonjakan luas panen terlihat sejak awal tahun. Januari 2025 tercatat 416.298 hektare atau naik 41,84 persen dibanding Januari 2024. Februari mencapai 756.823 hektare atau naik 63,53 persen, sedangkan Maret mencapai 1.666.939 hektare atau meningkat 50,60 persen secara tahunan.Sementara itu, produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) sepanjang 2025 mencapai 71,95 juta ton, meningkat 8,44 juta ton atau 13,29 persen dibandingkan 2024. Produksi GKP tertinggi terjadi pada April sebesar 10,88 juta ton, sedangkan terendah pada Januari sebesar 2,61 juta ton.