Keamanan telur terus menjadi perhatian masyarakat. Kabupaten Changhua telah menyelesaikan program pemantauan khusus Fipronil di seluruh peternakan ayam petelur. Hasil pemeriksaan dari 854 peternakan menunjukkan tidak ditemukan residu obat. Setelah sebelumnya terjadi kasus telur yang mengandung Fipronil, pemerintah daerah menjalankan program pengambilan sampel menyeluruh untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan.
Pada tahap awal, pemeriksaan difokuskan pada peternakan yang pernah memiliki catatan residu obat hewan. Sebanyak 15 peternakan yang diperiksa terlebih dahulu tidak menunjukkan kelainan. Program kemudian diperluas ke seluruh peternakan ayam petelur. Sampel yang diperiksa mencakup telur, bulu ayam, pakan dan air minum untuk menilai potensi risiko residu dalam proses produksi.
Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel bebas dari residu Fipronil. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan, inspeksi dan pembinaan guna menjaga keamanan produk peternakan serta kualitas telur di pasaran.
Karena Fipronil dilarang digunakan dalam peternakan unggas, pengawasan dan pemeriksaan sumber produksi akan terus dilakukan. Pemerintah daerah juga akan terus menjaga keamanan dan kualitas telur yang beredar di pasar.