Peneliti dari ECOTON menemukan bahwa kantong teh celup dapat melepaskan mikroplastik ke dalam air saat diseduh. Penelitian ini dilakukan terhadap lima merek teh celup dengan dua perlakuan berbeda: menyeduh kantong teh saat air dipanaskan hingga 95°C, dan memasukkan kantong setelah air mendidih lalu diaduk selama lima menit.
Rafika Aprilianti, peneliti mikroplastik ECOTON, menjelaskan bahwa pemanasan dan jenis plastik memengaruhi pelepasan mikroplastik. Proses ini membuat partikel plastik berubah menjadi mikroplastik yang mudah masuk ke tubuh melalui saluran pencernaan, lalu menyebar ke organ vital seperti hati, ginjal, dan otak.
&ldquoMikroplastik bisa menyebabkan inflamasi, gangguan hormon, stres oksidatif, hingga kanker,&rdquo kata Rafika. Karena sifatnya sulit terurai, mikroplastik akan menumpuk dalam tubuh (bioakumulasi), meningkatkan risiko kerusakan sel dan penyakit kronis.
Sebagai solusi, ECOTON menyarankan untuk beralih ke teh daun asli tanpa kantong dan menyeduhnya dengan saringan stainless steel, teko, atau french press. Metode ini dianggap lebih aman dan ramah lingkungan.
teh celup, mikroplastik, kantong teh celup
&ldquoDulu, menyeduh teh menggunakan daun langsung tanpa kantong plastik. Selain lebih alami, juga bebas kontaminasi,&rdquo tambah Rafika.
Penemuan ini menjadi pengingat akan pentingnya memilih metode konsumsi yang lebih sehat demi mengurangi paparan plastik dalam kehidupan sehari-hari.